Senin, 11 Februari 2013

The Assassin Bug


Seperti The Predator (yang ada di film), mengenakan tubuh mayatnya sebagai trofi yang dikenakan sebagai baju zirah setelah mencairkan dan mengonsumsi jeroan mereka sebagai upaya untuk menghindari menjadi korban itu sendiri.

Makhluk di punggunya adalah mayat.
Pada artikel ini, Assassin Bug yang dimaksud adalah spesies Ploiaria vandoesburgi. Sedangkan Assassin Bug sendiri adalah famili serangga kosmopolitan Reduviidae yang dalam bahasa latin berarti "bintil kuku" atau "sisa-sisa".

Anterior
Setelah berhasil membunuh mangsanya, serangga yang berasal dari Malaysia ini menginjeksi korbannya dengan enzim dari ludah yang melarutkan isi perut mereka sehingga isi tubuhnya dapat dengan mudah disedot keluar.


Scary Nature
Setelah hanya Eksoskeleton yang tersisa dari mangsanya, bagian tersebut kemudian ditempelkan ke punggungnya dengan hasil sekresi yang berfungsi melekatkan tubuh mangsanya. Dengan kemungkinan “mayat” tersebut mengeluarkan aroma yang berfungsi sebagai kamuflase.

Close Up
Karena tingkah laku ini, Assassin Bug ini cukup menggelikan dengan tumpukan “mayat” mangsanya yang berfungsi sebagai membingungkan pemangsanya. Sebagai analogi, bayangkan seorang prajurit berjalan menuju anda dengan tubuh yang tertutup mayat. Seperti itulah kurang lebih reaksi pemangsa saat menemui serangga ini :D.


Sumber:
http://species.wikimedia.org
http://gizmodo.com/5908188/unbelievable-assassin-bug-wears-its-victims-corpses-as-armor
http://www.arkinspace.com/2012/05/assassin-bug-malaysias-macabre.html

Foto:
http://www.flickr.com/photos/pipoujid/3233133138/

0 komentar:

Posting Komentar